Inilah Jadwal pertandingan persib bandung di tahun 2009-2010, pastinya para bobotoh dan viking persib wajib tau donk!
Jadwal Pertandingan PERSIB BANDUNG 2009/2010
Persahabatan :
Selasa, 15 Sep 2009, Persib vs Saint Prima 6-0 (Gonzales 3 gol, Atep, Irwan, Airlangga)
Liga Jatim 2009
Minggu, 27/09/2009 Persib vs Deltras, 0-0
Selasa, 29/09/2009 Persebaya vs Persib, 1-1
Kamis, 01/10/2009 Persela vs Persib 2-2
Jumat, 02/10/2009 Persib vs PSBI 2-0
Sabtu, 03/10/2009 Persema vs Persib 3-2
Putaran I
11 Oct 2009, Persiba vs Persib, 2-0
14 OCT 2009, PSM vs Persib, 2-1
21 Nov 2009, Persib vs Pelita Jaya, 2-1
24 Nov 2009, Persib vs Persitara, 2-0
29 Nov 2009, Persipura vs Persib, 1-0
02 Des 2009, Persiwa vs Persib, 2-0
06 Des 2009, Persib vs Persela, 2-0
09 Des 2009, Persib vs Persijap, 1-0
12 Des 2009, Sriwijaya FC vs Persib, 1-1
19 Des 2009, Arema vs Persib, 0-0
23 Des 2009, Persema vs Persib, 3-0
09 Jan 2010, Persib vs Persija, 0-0
12 Jan 2010, Persib vs PSPS, 3-1
16 Jan 2010, Bontang FC vs Persib, 0-2
19 Jan 2010, Persisam vs Persib, 2-1
23 Jan 2010, Persib vs Persebaya, 4-2
26 Jan 2010, Persib vs Persik, 6-1
Putaran II
Selasa 9 Feb 2010, Persik vs Persib, 1-3
Minggu 14 Feb 2010, Persebaya vs Persib, 2-1
Sabtu 20 Feb 2010, Persib vs Persisam, 2-0
Kamis 11 Mar 2010, Persib vs Bontang FC, 2-1
Minggu 14 Mar 2010, Persib vs Arema, 1-0
Rabu 17 Mar 2010, Persib vs Persema, 4-0
Minggu 21 Mar 2010, PSPS vs Persib, 3-0
Kamis 25 Mar 2010, Persija vs Persib, 2-2
Minggu 04 Apr 2010, Persela vs Persib, 1-0
Sabtu 10 Apr 2010, Persijap vs Persib, 2-1
Sabtu 17 Apr 2010, Persib vs Persita, 4-1, PI 2010
Senin 19 Apr 2010, Pelita Jaya vs Persib, 1-2, PI 2010
Rabu 21 Apr 2010, Persib vs Persipasi, 4-0
Sabtu 24 Apr 2010, Pelita Jaya vs Persib, 2-1
Rabu 28 Apr 2010, Persitara vs Persib, 2-1
Minggu 02 Mei 2010, Persib vs Persipura, Live, Head to Head
Kamis 06 Mei 2010, Persib vs Persiwa, Live, Head to Head
Minggu 16 Mei 2010, Persib vs Sriwijaya FC, Live, Head to Head
Rabu 26 Mei 2010, Persib vs Persiba, Tidak Disiarkan, Head to Head
Minggu 30 Mei 2010, Persib vs PSM, Tidak Disiarkan, Head to Head
Catatan : Jadwal masih bisa berubah tergantung keputusan PT Liga Indonesia dan ANTV.
Jadwal pertandingan persib 2009-2010
Persib Berebut Peringkat Ketiga
"Harapan untuk menjadi juara sudah sirna. Sekarang, kita diberi target revisi untuk mengamankan peringkat ketiga. Agar target itu bisa terwujud, kita harus memenangkan pertandingan melawan Persiba besok (hari ini, red)," kata caretaker pelatih Persib, Robby Darwis, usai sesi latihan pagi di Stadion Siliwangi Bandung, Selasa (25/5).
Kendati terlihat sangat optimistis, mantan kapten Persib ini tetap meminta anak asuhnya untuk mewaspadai kekuatan dan motivasi para pemain Persiba yang datang ke Bandung dengan misi serupa dengan Persib; mencuri poin untuk mengakhiri kompetisi di peringkat ketiga.
"Seperti halnya Persib, Persiba juga ingin mengakhiri kompetisi di peringkat tiga. Selain motivasi, saya juga melihat kekuatan Persiba sangat bagus. Beberapa pemain yang patut diwaspadai antara lain (Robertino) Pugliara di tengah dan (Julio) Lopez di depan," ujar Robby.
Sehari menjelang laga krusial ini, Robby mendapatkan kabar gembira menyangkut kondisi kesehatan penjaga gawang utamanya, Markus Horison Rihihina yang sempat terserang diare. Mantan penjaga gawang Arema Indonesia ini dipastikan bisa dimainkan. "Markus sudah berlatih dengan kondisi bugar. Artinya, dia sudah bisa main," tegasnya.
Kendati demikian, Robby kemungkinan besar belum bisa memaksimalkan peran Satoshi Otomo di lini tengah yang masih menjalani masa pemulihan cedera otot paha. Untuk mengisi posisi Satoshi, kemungkinan besar Robby akan menggeser Atep dari sayap kiri ke tengah. Sedangkan yang ditinggalkan Atep bakal ditempati Wildansyah.
Selain Satoshi, Persib juga bakal kehilangan Irwan Wijasmara yang terserang demam usai menjalani sesi latihan pagi kemarin. Dalam beberapa laga terakhir, Irwan menjadi pemain pengganti di posisi sayap kiri.
Soal Budi Sudarsono yang baru bergabung kembali setelah dua pekan "menghilang", Robby memastikan, striker tim nasional Indonesia itu bakal masuk line-up, meski bukan sebagai starter. "Kehadiran Budi membuat peluru kita di lini depan bertambah. Sekarang, saya tidak tergantung pada dua striker lagi," ujarnya.
Waspadai Gonzales
Dari kubu Persiba, pelatih Hariyadi memastikan pasukannya bakal tampil all out untuk mencuri poin dari Persib. Menurut Hariyadi, poin dari Persib bakal menjadi kunci dalam pemenuhan target mengakhiri kompetisi di peringkat tiga.
"Dalam dua laga terakhir, kita mengincar tiga poin. Tiga poin itu sangat penting untuk merebut posisi tiga di akhir musim," kata pelatih pengganti Daniel Roekito ini.
Disinggung mengenai kekuatan Persib, Hariyadi mengaku sangat mewaspadai striker Cristian Gonzales. "Dia sangat licin dan harus diwaspadai. Soal tidak adanya bobotoh, saya kira tidak berpengaruh besar buat Persib. Kita harus tetap waspada," katanya.
Source: GM
Penggemar PERSIB
Mengingat catatan historis sebagai tim kebanggaan dari ibukota provinsi Jawa Barat. Penggemar Persib menamakan diri sebagai Bobotoh.
Pada era Liga Indonesia, Bobotoh kemudian mengorganisasikan diri dalam beberapa kelompok pecinta Persib seperti Viking, Bomber, Rebolan, Jurig Persib, Casper dan Persib-1337.
Viking merupakan organisasi Bobotoh dengan jumlah anggota terbanyak dan tersebar di penjuru Jawa Barat dan Banten. Adapun Bomber sekarang sudah bergabung dan menjadi salah satu distik Viking dengan nama Viking The Bomberman.
Bola Kembali Di Tangan BOBOTOH
Kabar tentang diijinkannya kembali Persib Bandung menggunakan Stadion Siliwangi untuk menjamu Persiba Balikpapan 26 Mei 2010 memang sangat menggembirakan. Walau harus disaksikan tanpa penonton, Persib diperkirakan akan lepas dari ancaman Walk Out karena akan dianggap gagal menyelenggarakan pertandingan.
Pertandingan ini memang sangat penting untuk Persib saat ini. Persib akan memaksimalkan kesempatan kandangnya untuk tetap bertengger di papan atas klasemen Liga Super. Apalagi, lawan yang akan dihadapi adalah peringkat keempat klasemen yang mempunyai nilai sama dengan Persib. Dipastikan pertandingan ini akan berlangsung seru.
Sayangnya, pertandingan menurut kabar terakhir, tidak disiarkan oleh ANTV selaku pemegang hak siar LSI. Bobotoh harus puas mengikuti laga dengan mendengarkan siaran langsung Radio Republik Indonesia (RRI) Bandung atau mengikuti perkembangannya lewat internet.
Pihak kepolisian yang bertanggung jawab terhadap masalah keamanan kota Bandung memberi kesempatan kepada Persib untuk dapat bertanding tanpa didukung bobotoh setianya. Walaupun tanpa penonton, namun penjagaan polisi nampaknya akan maksimal. Misalnya saja, diungkapkan bahwa dalam radius 300 meter sekitar stadion, tidak diperbolehkan adanya kerumunan massa. Polisi pun akan merazia para bobotoh yang nekad datang ke Siliwangi.
Ancaman pihak kepolisian memang tidak main-main. Ijin pertandingan kali ini, khusus harus dilobi oleh Walikota Bandung, DPRD, sampai TNI. Kepolisian tidak mau kembali kecolongan oleh sebagian bobotoh yang merusak kota Bandung saat pertandingan Persib Bandung dilangsungkan di Siliwangi. Bahkan Kapolwil Bandung, Drs Imam Budi menyatakan bahwa ijin untuk laga terakhir melawan PSM, 30 Mei tergantung kondisi dan kelakuan bobotoh pada laga 26 Mei tersebut.
Jadi, pihak kepolisian kembali melempar bola kepada bobotoh. Apakah kali ini bobotoh akan santun atau malah tetap saja dengan kelakukan kampungannya dengan berulah di kota Bandung. Jika santun, urusan ijin selanjutnya akan lancar, jika tidak…
VIKING &YEL-YEL
.dalam beberapa tahun terakhir viking selalu menjadi sorotan media sepak bola nasional,,bahkan yang baru-baru ini,,organisasi viking malah mendapat ejekan,hinaan bahkan tuntutan untuk membubarkan organisasi tersebut dari sekelompok bobotoh yang tidak ikut dalam organisasi-organisasi supporter,,
.memang lebih baik bobotoh daripada viking,,dulu ketika Persib juara yang ada hanyalah bobotoh dan tidak ada viking ataupun bomber,tapi semenjak adanya organisasi-organsasi,,Persib malah sering kena sangsi dari PSSI ataupun komdis gara-gara ulah oknum para supporternya yang katanya tergabung dalam Organisasi itu..
.dan yang paling mengherankan yang di lakukan paa viking di stadion dalam mendukung Persib kadang tidak di masuk akal,,contohnya ketika Persib main lawan selain persija tdapi ko yang di nyanyikannya malah nada-nada yang menghina Persija dan supporternya padahal kan tim yang di hadapi bukan lah tim Persija ,apakah yel-yel yang bernada kan rasis itu akan membuat pemain persib semangat,,tentunya tidak,,
.yang paling membuat saya miris ialah ketika di stadion ialah yel-yel yang dibawakan berbau pornografi..seperti uwa-ew*..sungguh dukungan yang sangat buruk menurut saya,,bahkan anak2 kecil yang masih duduk di bangku SD sudah mulai suka menyanyikan yel-yel yang berbau rasis dan kasar hingga poronografi..itu bisa merusak pola pikir seorang anak..
.Siapa yang harus bertanggung jawab..saya pikir ketua viking =hero joko dan panglima viking =ayi beutik serta yana bool,,yang harus bertanggung jawab atas semuanya,,coba kalau panglima viking ketika di atas stadion tidak memprovokasi penonton untuk menyanyikan lagu rasis maka tidak pernah akan ada sangsi yang di terima persib gara2 nyanyian Rasis...
.Dukunglah Persib dengan Cerdas, Positif dan make manah..banyak yel-yel untuk mendukung persib yang layak di nyanyikan di stadion,
.Hidup Persib hidup Bobotoh...
Viking????
Love
aku mungkin bukan Lelaki terbaikmu
atau mungkin bukan kekasih impianmu
tetapi aku memujamu seolah kau diatas langit
tak dapat kuraih
namun membuatku ingin selalu memelukmu
aku mungkin bukan perempuan cintamu
atau pendamping hidupmu
tetapi bagiku kaulah raja
yang selalu menguatkan hidupku
Tak mungkinkah aku memilikimU?
saHabaT Q
Monday, May 17, 2010 8:10 PM
Sahabatku……….!
Di dalam keremangan hidup ini,
aku berjalan mencari arti kehidupan
teringat aku padamu,
Sahabatku……….!
Engkau yang selalu membantu
di dalam mencari arti kehidupan yang sebenarnya
tapi kini
dirimu tla jauh………dan terlalu jauh untuk ke jangkau
Sahabatku……….!
kepergianmu dengan tiba-tiba
sangat ku sesali
mengapakah aku tak tahu ??
setelah aku tahu semuanya
engkau sudah tiada padaku lagi
Baca juga artikel tentang PERSIB
Prestasi PERSIB
Sejarah PERSIB
Mahiwal Kabeh
Korban suporter atau suporter korban
Dampak stop APBD bagi superliga Indonesia
VIKING senusantara padati jalak harupat
mengakali-kemungkinan-seret-dana-persib
permohonan maaf sang manajer
The jeck mania datang sembunyi2 pulang terbirit-birit
klarifikasi-viking-jakarta
koran-bandung-ekspres-memusuhi-bobotoh
persib-raih-poin-berharga
skenario-perubahan-skuad-persib
melihat-rangkaian-sejarah-perjalanan-Viking-PERSIB-Club
Love
aku mungkin bukan Lelaki terbaikmu
atau mungkin bukan kekasih impianmu
tetapi aku memujamu seolah kau diatas langit
tak dapat kuraih
namun membuatku ingin selalu memelukmu
aku mungkin bukan perempuan cintamu
atau pendamping hidupmu
tetapi bagiku kaulah raja
yang selalu menguatkan hidupku
Tak mungkinkah aku memilikimU?
saHabaT Q
Di dalam keremangan hidup ini,
aku berjalan mencari arti kehidupan
teringat aku padamu,
Sahabatku……….!
Engkau yang selalu membantu
di dalam mencari arti kehidupan yang sebenarnya
tapi kini
dirimu tla jauh………dan terlalu jauh untuk ke jangkau
Sahabatku……….!
kepergianmu dengan tiba-tiba
sangat ku sesali
mengapakah aku tak tahu ??
setelah aku tahu semuanya
engkau sudah tiada padaku lagi
PRESTASI PERSIB
TAHUN
PRESTASI
SESSION
1993
Runner Up
Kompetisi Perserikatan tahun 1933
1934
Runner Up
Kompetisi Perserikatan tahun 1934
1936
Runner Up
Kompetisi Perserikatan tahun 1936
1937
Juara
Kompetisi Perserikatan tahun 1937
1950
Runner Up
Kompetisi Perserikatan tahun 1950
1959
Runner Up
Kompetisi Perserikatan tahun 1959
1961
Juara
Kompetisi Perserikatan tahun 1961
1966
Runner Up
Kompetisi Perserikatan tahun 1966
1983
Runner Up
Kompetisi Perserikatan tahun 1982/1983
1985
Runner Up
Kompetisi Perserikatan tahun 1984/1985
1986
Juara
Kompetisi Perserikatan tahun 1986
1990
Juara
Kompetisi Perserikatan tahun 1990
1995
Juara
Liga Indonesia I tahun 1994/1995
1995
Perempatfinal
Piala Champions Asia tahun 1995
2005
Posisi 5
Liga Indonesia Divisi Utama
2006
Posisi 12
Liga Indonesia Divisi Utama
2007
Posisi 5
Liga Indonesia Divisi Utama
2008/09
Posisi 3
Liga Super Indonesia
Sejarah Persib Bandung
Sebelum bernama Persib, di Kota Bandung berdiri Bandoeng Inlandsche Voetball Bond (BIVB) pada sekitar tahun 1923. BIVB ini merupakan salah satu organisasi perjuangan kaum nasionalis pada masa itu. Tercatat sebagai Ketua Umum BIVB adalah Mr. Syamsudin yang kemudian diteruskan oleh putra pejuang wanita Dewi Sartika, yakni R. Atot.
Atot ini pulalah yang tercatat sebagai Komisaris daerah Jawa Barat yang pertama. BIVB memanfaatkan lapangan Tegallega didepan tribun pacuan kuda. Tim BIVB ini beberapa kali mengadakan pertandingan diluar kota seperti Yogyakarta dan Jatinegara Jakarta.
Pada tanggal 19 April 1930, BIVB bersama dengan VIJ Jakarta, SIVB (Persebaya), MIVB (sekarang PPSM Magelang), MVB (PSM Madiun), VVB (Persis Solo), PSM (PSIM Yogyakarta) turut membidani kelahiran PSSI dalam pertemuan yang diadakan di Societeit Hadiprojo Yogyakarta. BIVB dalam pertemuan tersebut diwakili oleh Mr. Syamsuddin. Setahun kemudian kompetisi tahunan antar kota/perserikatan diselenggarakan. BIVB berhasil masuk final kompetisi perserikatan pada tahun 1933 meski kalah dari VIJ Jakarta.
BIVB kemudian menghilang dan muncul dua perkumpulan lain yang juga diwarnai nasionalisme Indonesia yakni Persatuan Sepakbola Indonesia Bandung (PSIB) dan National Voetball Bond (NVB). Pada tanggal 14 Maret 1933, kedua perkumpulan itu sepakat melakukan fusi dan lahirlah perkumpulan yang bernama Persib yang kemudian memilih Anwar St. Pamoentjak sebagai Ketua Umum. Klub- klub yang bergabung kedalam Persib adalah SIAP, Soenda, Singgalang, Diana, Matahari, OVU, RAN, HBOM, JOP, MALTA, dan Merapi.
Persib kembali masuk final kompetisi perserikatan pada tahun 1934, dan kembali kalah dari VIJ Jakarta. Dua tahun kemudian Persib kembali masuk final dan menderita kekalahan dari Persis Solo. Baru pada tahun 1937, Persib berhasil menjadi juara kompetisi setelah di final membalas kekalahan atas Persis.
Di Bandung pada masa itu juga sudah berdiri perkumpulan sepak bola yang dimotori oleh orang- orang Belanda yakni Voetbal Bond Bandung & Omstreken ( VBBO). Perkumpulan ini kerap memandang rendah Persib. Seolah- olah Persib merupakan perkumpulan “ kelas dua “. VBBO sering mengejek Persib. Maklumlah pertandingan- pertandingan yang dilangsungkan oleh Persib dilakukan di pinggiran Bandung—ketika itu—seperti Tegallega dan Ciroyom. Masyarakat pun ketika itu lebih suka menyaksikan pertandingan yang digelar VBBO. Lokasi pertandingan memang didalam Kota Bandung dan tentu dianggap lebih bergengsi, yaitu dua lapangan dipusat kota, UNI dan SIDOLIG.
Persib memenangkan “ perang dingin “ dan menjadi perkumpulan sepakbola satu- satunya bagi masyarakat Bandung dan sekitarnya. Klub-klub yang tadinya bernaung dibawah VBBO seperti UNU dan SIDOLIG pun bergabung dengan Persib. Bahkan VBBO kemudian menyerahkan pula lapangan yang biasa mereka pergunakan untuk bertanding yakni Lapangan UNI, Lapangan SIDOLIG ( kini Stadion Persib ), dan Lapangan SPARTA ( kini Stadion Siliwangi ). Situasi ini tentu saja mengukuhkan eksistensi Persib di Bandung.
Ketika Indonesia jatuh ke tangan Jepang. Kegiatan persepakbolaan yang dinaungi organisasi lam dihentikan dan organisasinya dibredel. Hal ini tidak hanya terjadi di Bandung melainkan juga diseluruh tanah air. Dengan sendirinya Persib mengalami masa vakum. Apalagi Pemerintah Kolonial Jepang pun mendirikan perkumpulan baru yang menaungi kegiatan olahraga ketika itu yakni Rengo Tai Iku Kai.
Tapi sebagai organisasi bernapaskan perjuangan, Persib tidak takluk begitu saja pada keinginan Jepang. Memang nama Persib secara resmi berganti dengan nama yang berbahasa Jepang tadi. Tapi semangat juang, tujuan dan misi Persib sebagai sarana perjuangan tidak berubah sedikitpun.
Pada masa Revolusi Fisik, setelah Indonesia merdeka, Persib kembali menunjukkan eksistensinya. Situasi dan kondisi saat itu memaksa Persib untuk tidak hanya eksis di Bandung. Melainkan tersebar diberbagai kota, sehingga ada Persib di Tasikmalaya, Persib di Sumedang, dan Persib di Yogyakarta. Pada masa itu prajurit- prajurit Siliwangi hijrah ke ibukota perjuangan Yogyakarta.
Baru tahun 1948 Persib kembali berdiri di Bandung, kota kelahiran yang kemudian membesarkannya. Rongrongan Belanda kembali datang, VBBO diupayakan hidup lagi oleh Belanda ( NICA ) meski dengan nama yang berbahasa Indonesia Persib sebagai bagian dari kekuatan perjuangan nasional tentu saja dengan sekuat tenaga berusaha menggagalkan upaya tersebut. Pada masa pendudukan NICA tersebut, Persib didirikan kembali atas usaha antara lain, dokter Musa, Munadi, H. Alexa, Rd. Sugeng dengan Ketua Munadi.
Perjuangan Persib rupanya berhasil, sehingga di Bandung hanya ada satu perkumpulan sepak bola yakni Persib yang dilandasi semangat nasionalisme. Untuk kepentingan pengelolaan organisasi, decade 1950- an ini pun mencatat kejadian penting. Pada periode 1953-1957 itulah Persib mengakhiri masa pindah- pindah sekretariat. Walikota Bandung saat itu R. Enoch, membangun Sekretariat Persib di Cilentah. Sebelum akhirnya atas upaya R.Soendoro, Persib berhasil memiliki sekretariat Persib yang sampai sekarang berada di Jalan Gurame.
Pada masa itu, reputasi Persib sebagai salah satu jawara kompetisi perserikatan mulai dibangun. Selama kompetisi perserikatan, Persib tercatat pernah menjadi juara sebanyak empat kali yaitu pada tahun 1961, 1986, 1990, dan pada kompetisi terakhir pada tahun 1994. Selain itu Persib berhasil menjadi tim peringkat kedua pada tahun 1950, 1959, 1966, 1983, dan 1985.
Keperkasaan tim Persib yang dikomandoi Robby Darwis pada kompetisi perserikatan terakhir terus berlanjut dengan keberhasilan mereka merengkuh juara Liga Indonesia pertama pada tahun 1995. Persib yang saat itu tidak diperkuat pemain asing berhasil menembus dominasi tim tim eks galatama yang merajai babak penyisihan dan menempatkan tujuh tim di babak delapan besar. Persib akhirnya tampil menjadi juara setelah mengalahkan Petrokimia Putra melalui gol yang diciptakan oleh Sutiono Lamso pada menit ke-76.
Sayangnya setelah juara, prestasi Persib cenderung menurun. Puncaknya terjadi saat mereka hampir saja terdegradasi ke Divisi I pada tahun 2003. Beruntung, melalui drama babak playoff, tim berkostum biru-biru ini berhasil bertahan di Divisi Utama.
Sebagai tim yang dikenal tangguh, Persib juga dikenal sebagai klub yang sering menjadi penyumbang pemain ke tim nasional baik yunior maupun senior. Sederet nama seperti Risnandar Soendoro, Nandar Iskandar, Adeng Hudaya, Heri Kiswanto, Adjat Sudradjat, Yusuf Bachtiar, Dadang Kurnia, Robby Darwis, Budiman, Nuralim, Yaris Riyadi hingga generasi Erik Setiawan merupakan sebagian pemain timnas hasil binaan Persib.
BACA JUGA ARTIKEL TENTANG VIKING:
Melihat rangkaian sejarah perjalanan Viking Persib Club
Skenario Perubahan Skuad Persib
Persib Raih Poin Berharga
Koran Bandung Ekspres Memusuhi bobotoh PERSIB
KLARIFIKASI VIKING JAKARTA
The jerk mania datang sembunyi2 pulang terbirit2
Permohonan Maaf Sang Manajer
Mengakali Kemungkinan Seret Dana Persib
VIKING SE-NUSANTARA PADATI JALAK HARUPAT
Dampak Stop APBD bagi Superliga Indonesia
KORBAN SUPPORTER ATAU SUPPORTER KORBAN?
mahiwal kabeh!!
VIDEO PERSIB
BACA JUGA ARTIKEL TENTANG VIKING:
Melihat rangkaian sejarah perjalanan Viking Persib Club
Skenario Perubahan Skuad Persib
Persib Raih Poin Berharga
Koran Bandung Ekspres Memusuhi bobotoh PERSIB
KLARIFIKASI VIKING JAKARTA
The jerk mania datang sembunyi2 pulang terbirit2
Permohonan Maaf Sang Manajer
Mengakali Kemungkinan Seret Dana Persib
VIKING SE-NUSANTARA PADATI JALAK HARUPAT
Dampak Stop APBD bagi Superliga Indonesia
KORBAN SUPPORTER ATAU SUPPORTER KORBAN?
mahiwal kabeh!!
mahiwal kabeh!!
Kejadian yang aneh-aneh memang sering terjadi di negara kita !!! bahkan imbasnya sampai ke dunia persepakbolaan kita.Sepanjang pengetahuan saya mengenai sepak bola, ....... tidak ada yang namanya Supporter terbaik. Karena dalam dunia sepakbola, Supporter hanya merupakan Subjek,... bukan Objek. Jadi dalam hal ini, team sepakbolalah yang menjadi "Artisnya".
Tapi di negara kita, ..... beberapa Kelompok Supporter malah berlomba-lomba untuk menjadi "Artisnya", mereka malah berusaha memberikan hiburan melebihi
Team Sepak bolanya, bahkan dalam hal "Popularitas". Kelompok Supporter yang seperti ini, bahkan melupakan "Hakekatnya", sebagai pendukung dan penonton
sepakbola. Mereka secara emosional malah lupa untuk membangkitkan semangat
Timnya, karena sibuk mengutamakan misinya. Mereka lupa untuk menikmati "Indahnya" permainan sepakbola, Mereka lupa, Apa yang sebenarnya
mereka perjuangkan, Bahkan, .... mereka lupa, untuk tujuan apa mereka datang ke Stadion, karena mereka terlalu sibuk menampilkan nyanyian dan
tariannya, padahal pertandingan sepakbola di tengah lapangan sedang berlangsung.
Setahu saya, ..... di negara yang sepakbola sudah sangat maju dan memasyarakat, "Nyanyian" hanya di tujukan untuk memompa semangat juang para Pemain team kesayangannya. Supporter di Negara Eropa dan Amerika Latin
khususnya, tidak pernah melakukan "Tarian-tarian" anehnya selama pertandingan berlangsung. Mereka hanya melakukan Konfigurasi tangan dengan
tepukan-tepukan kompak, dan mengangkat tangannya sebagai sinyal kepada para pemain untuk terus berjuang selama di lapangan, dan itupun dilakukan hanya sekali-sekali, disesuaikan dengan situasi dan kondisi pertandingan.
Adakalanya kita harus bernyanyi, ... adakalanya kita harus menari, yang jelas jangan sampai dilakukan sepanjang pertandingan yang tengah
berlangsung.
Diluar semua itu, ..... apa perlu adanya pemilihan Kelompok Supporter terbaik? apa tujuannya? dan yang paling membingungkan, ..... APA
KRITERIANYA ????
Dari dulu, VIKING selalu mempertanyakan hal tersebut kepada pihak PSSI. Bukankah kita datang ke STADION untuk mendukung dan mencurahkan TOTALITAS
dan KECINTAAN kita kepada TEAM KESAYANGAN kita ? dan bukan untuk MENJADI yang TERBAIK serta mencari POPULARITAS. Kalau begini terus kondisi
Supporter di Indonesia, ........ bisa jadi POPULARITAS Tim Sepakbolanya, akan terlindas oleh POPULARITAS Supporternya. Sungguh kasihan Team
Sepakbola yang harus mengalami hal demikian, ....... amit-amit !!!
Selaku Supporter sejati, tampilah apa adanya, spontan dan berlandaskan rasa cinta terhadap Tim yang dibelanya. Peran Supporter adalah berusaha menjadi
PEMAIN KE-12. Dan kepada rekan-rekan sekalian, Tetaplah seperti itu!! jaga rasa 'Cinta" terhadap PERSIB, curahkan seluruh totalitas kalian hanya untuk
PERSIB, ketika memberi dukungan !!! dengan cara itu, IKATAN BATHIN antara SUPPORTER dan TEAM SEPAKBOLANYA pasti akan tercipta, dan itu sangat efektif
dalam mendongkrak MOTIVASI para PEMAIN.
Ketika Team kita MENANG, ..... kita pantas BERSORAK, ...... dan ketika Team kita KALAH, ...... kita pantas MENANGIS. Ketika Team kita BERJAYA, ......
kita Pantas MEMUJANYA, ........ dan ketika team kita TERPURUK, ..... Kita HARUS MENEMANINYA !!! itulah salah satu bentuk CINTA YANG TULUS, sesuatu yang tak dapat dibeli oleh apapun dan merupakan ANUGRAH dari TUHAN YME!!
Saya akan bertanya apakah KITA pantas menjadi yang TERBAIK ??, sedangkan Team yang kita Bela tidak meraih penghargaan apapun.
BACA JUGA ARTIKEL TENTANG VIKING:
Melihat rangkaian sejarah perjalanan Viking Persib Club
Skenario Perubahan Skuad Persib
Persib Raih Poin Berharga
Koran Bandung Ekspres Memusuhi bobotoh PERSIB
KLARIFIKASI VIKING JAKARTA
The jerk mania datang sembunyi2 pulang terbirit2
Permohonan Maaf Sang Manajer
Mengakali Kemungkinan Seret Dana Persib
VIKING SE-NUSANTARA PADATI JALAK HARUPAT
Dampak Stop APBD bagi Superliga Indonesia
KORBAN SUPPORTER ATAU SUPPORTER KORBAN?
mahiwal kabeh!!
KORBAN SUPPORTER ATAU SUPPORTER KORBAN?
Apa reaksi Anda saat bersantai menyaksikan berita di televisi lalu sejurus kemudian disuguhi informasi yang menyebutkan kelompok supporter tertentu mengamuk dengan melakukan pelemparan ke tengah lapangan dan melakukan pembakaran di beberapa titik di tribun stadion? Kaget atau malah berkata pada diri sendiri "ah Liga Indonesia, sudah biasa".Belum selesai disana, esok harinya terbitlah berita di koran yang menyebutkan kelompok supporter tertentu mengamuk karena timnya kalah dan lain sebagainya yang tentu menyudutkan kelompok yang berulah itu. Adilkah? Mungkin ya, mungkin tidak.
Loh kok? sudah jelas mereka yang berbuat karena timnya kalah, supporter di Indonesia mana ada yang dewasa? Mungkin demikian pandangan masyarakat umum dan saya tidak dalam posisi untuk menyangkal hal itu, tetapi boleh kiranya saya mengungkapkan sudut pandang lain yang mungkin bodoh dan sangat sederhana, tetapi bukankah ide yang paling sederhana terkadang jawaban tepat?
Menurut saya sungguh picik jika kita sekadar menonton, mendengar atau membaca berita sebuah kerusuhan di tempat yang damai lalu dengan mudahnya menghakimi "ah payah ah, dasar supporter kampungan" (terlebih Anda adalah penggemar atau penggila sepak bola tetapi tidak pernah datang ke stadion alias terlalu senang dengan sepak bola luar negeri alias tidak suka atau mungkin tidak peduli dengan perkembangan sepak bola domestik).
Suka tidak suka, peristiwa pelemparan atau pembakaran di dalam stadion di Indonesia adalah cerita lama yang terus berulang-ulang bahkan sejak jaman kompetisi perserikatan dan galatama masih berjalan masing-masing. Terkait hal ini, tentu kita semua juga tahu bahwa berbagai usaha berbentuk himbauan kepada supporter agar berlaku tertib mungkin setiap tahun ada spanduk atau flyer yang dibagikan disekitar stadion. Lalu mengapa tidak ada perubahan? pasti ada yang salah disini.
Bukan saya mau bersikap sok tahu, tetapi saya ceritakan sedikit yang terjadi di stadion mungkin hampir di seluruh Indonesia:
1. Tahukah Anda jika banyak petugas keamanan yang datang ke stadion tetapi matanya tertuju kepada lapangan pertandingan dan bukan mengawasi penonton?
Ini sebetulnya kesalahan kecil, tetapi berdampak besar. Kenapa, karena sebetulnya saat petugas keamanan mengawasi supporter sepanjang pertandingan, maka letupan-letupan kecil yang ada bisa langsung terdeteksi.
2. Tahukah Anda ada larangan membawa air dalam kemasan (botol) tetapi banyak sekali pedagang yang berjualan air mineral dalam kemasan (botol) berkeliaran di areal tribun penonton?
Terkesan aneh, botol minuman tidak boleh masuk, tetapi pedagang bebas berkeliaran. Tanya kenapa?
3. Tahukah Anda jika tiket pertandingan biasanya di cetak lebih sedikit dari kapasitas stadion, tetapi banyak penonton tanpa tiket yang bisa masuk ke stadion dengan membayar sejumlah uang kepada oknum petugas yang berakibat sesaknya stadion bahkan bisa meluber ke sisi lapangan.
Ini fakta! silakan Anda bertanya kepada teman yang suka datang ke stadion, jawabnya pasti sama. Bagaimana kenyamanan menonton yang menjadi hak pemilik tiket akan tercipta jika hal seperti ini terus terjadi.
4. Tahukah Anda, ada pagar tinggi yang menjadi pemisah antara petugas keamanan dan penonton di stadion?
Jika terjadi suatu keadaan chaos karena segelintir orang yang terlihat adalah segerombolan kelompok supporter melawan sejumlah petugas keamanan saling serang.
5. Tahukah Anda, saya jarang sekali melihat petugas keamanan yang ditempatkan di areal supporter, jika sekalinya ada, jumlahnya tidak seimbang dengan jumlah supporter.
Percaya atau tidak, supporter memiliki kemampuan untuk menghancurkan tembok lantai stadion dan menjadikannya sebagai alat untuk menyerang. Percaya atau tidak juga, supporter juga sangat mudah untuk mengumpulkan beragam plastik dan kardus bekas yang ditinggalkan pedagang untuk dibakar.
Menilik lima hal yang saya sebutkan di atas sebetulnya peranan panpel dan petugas keamanan untuk menciptakan iklim stadion yang kondusif sebenarnya sangat dominan, JAUH LEBIH DOMINAN DIBANDING SUPPORTER ITU SENDIRI. Kenapa, karena jika di telusuri lebih dalam lagi supporter ternyata hanyalah korban dari sebuah sistem yang tidak dijalankan dengan baik atau jika mau lebih ekstrim kita katakan saja SISTEM YANG SALAH.
Salah bagaimana? Tentu salah..!!! petugas keamanan ada, sistem untuk masuk ke stadion yang memakai tiket sudah diterapkan tetapi, kok bisa ya oknum petugas disogok sehingga penonton tanpa tiket bisa masuk yang berakibat menonton tidak nyaman penuh sesak? kok bisa ya ada pedagang berkeliaran menjual hal-hal yang dilarang di pintu masuk stadion? kok bisa ya petugas keamanan yang ditempatkan di tribun penonton sedikit? padahal letupan kerusuhan itu biasanya berawal dari sana.
Kalau sudah membaca seperti ini, apa masih mau menyebut supporter biang kerok kerusuhan? saya sih lebih melihat supporter adalah korban dari sebuah sistem yang tidak berjalan mulus dan sistem inilah yang harus diperbaiki dan disorot habis-habisan, karena jika menyorot supporter saja, sekali lagi saya menilai supporter adalah korban.
Lalu bagaimana dengan oknum supporter? loh bukankah negara ini negara hukum? TEGAKAN HUKUM, TANGKAP PERUSUH, PROSES SESUAI DENGAN HUKUM YANG BERLAKU.
SEKALI LAGI SAYA TEKANKAN, SUPPORTER ADALAH KORBAN DARI SISTEM YANG TIDAK BERJALAN DENGAN BAIK...!!!
BACA JUGA ARTIKEL TENTANG VIKING:
Melihat rangkaian sejarah perjalanan Viking Persib Club
Skenario Perubahan Skuad Persib
Persib Raih Poin Berharga
Koran Bandung Ekspres Memusuhi bobotoh PERSIB
KLARIFIKASI VIKING JAKARTA
The jerk mania datang sembunyi2 pulang terbirit2
Permohonan Maaf Sang Manajer
Mengakali Kemungkinan Seret Dana Persib
VIKING SE-NUSANTARA PADATI JALAK HARUPAT
Dampak Stop APBD bagi Superliga Indonesia
KORBAN SUPPORTER ATAU SUPPORTER KORBAN?
mahiwal kabeh!!
Dampak Stop APBD bagi Superliga Indonesia
Stop APBD bagi tim "plat merah" mulai diberlakukan musim depan, hal ini berarti klub tidak akan mendapat dana segar bantuan pemerintah seperti sebelumnya. Lalu apa yang akan terjadi? Hanya Tuhan, PSSI, dan Tim yang tahu, tapi boleh dong memprediksi sedikit.Dengan berhentinya salah satu sumber uang (baca APBD), tim dituntut mencari uang sendiri. Mampukah? dalam hal ini Anda mungkin tidak setuju, tetapi saya akan berteriak lantang dan keras TIDAK. kenapa? bukankah kendati jarang berprestasi, sepak bola merupakan primadona olahraga di Indonesia? memang, tapi buying power penggemar sepak bola Indonesia tidaklah sehebat penggila sepak bola di luar negeri. Hal ini membuat jalannya mimpi industri sepak bola di Indonesia (baca komersialisasi) tersendat.
Jika hal itu benar adanya, tim akan kesulitan mendapatkan dana dari sisi komersial, sebagai contoh saja, jika ada salah satu merk terkenal mau mensponsori tim dengan harapan brand image merk tersebut akan meningkat untuk memperkuat penjualan, rasanya kurang rasional, mengingat merk tersebut untuk harga sepotong pakaiannya saja bisa berharga Rp. 500.000,- per potong. Apakah masyarakat kita mampu membeli kaos tim seharga itu? saya rasa belum (setidaknya saya yang belum sanggup hahaha).
Lalu bagaimana kompetisi berjalan? Hm... saya rasa ide pembagian wilayah akan sangat rasional, bila perlu kompetisi antar pulau terlebih dahulu, lalu sang jawara setiap pulau akan bertanding di tingkat nasional. Ini paling rasional, karena dengan dana tipis, tidak mungkin sebuah tim terus-terusan menyebrang pulau nun jauh disana demi sebuah pertandingan.
Itu baru dari sisi sistem kompetisi, lalu bagaimana dengan kontrak pemain? saya pikir akan sulit bagi pemain menerima kontrak sebesar yang mereka terima saat ini. Bayangkan saja, saat ini ukuran kontrak murah bagi pemain berada di kisaran Rp. 350jt, itu yang murah, untuk pemain level atas, kontraknya bisa mencapai dua kali lipat atau bahkan lebih. Itu untuk satu pemain coba di kalikan 24 pemain dalam satu tim, belum gaji pelatih, manajer, dan staff operasional lainnya. Jika masih seperti itu, dijamin klub bakalan bangkrut dalam dua bulan pertama operasional.
Jadi gimana dong? menurut saya kemungkinan besar pemain akan disodori kontrak dengan nilai yang jauh di bawah itu, jika tidak mau? ya sudah klub akan mencari pemain lain yang murah harganya dan tentu saja dengan kualitas yang seadanya. Lalu bagaimana nasibnya dengan pemain papan atas? ya take it or leave it, Anda bisa mencoba peruntungan Anda di tim kaya (kalau ada) atau pergi keluar negri. Keren juga kan Indonesia bisa disebut negara pengekspor pemain bola seperti Brasil dan Argentina. hehe...
Bagaimana dengan kualitas liga nantinya? ya kita penggemar sepak bola sepertinya harus puas dengan kualitas seadanya, karena banyaknya pemain murah dengan kualitas seadanya yang berlaga, jangan berharap yang muluk-muluk, seadanya saja.
Tapi ingat jika kondisi di atas benar-benar terjadi, maka yang muncul adalah sepak bola Indonesia akan kembali berada di dasar terbawah dan industri sepak bola benar-benar dimulai dari angka nol dan bisa membangun keatas dengan pondasi yang lebih hebat. Karena klub akan dipaksa memiliki manajemen yang hebat dan pengelolaannya pun tidak akan asal-asalan karena sedikit saja salah, maka mereka akan dengan mudah tergelincir dan tertinggal oleh tim lain yang memiliki manajemen mantap.
Bener ga ya begitu? au ah gelap , mungkin hanya kebodohan yang ditulis disini tetapi siapa tau benar karena terkadang ide yang paling sederhana adalah jawaban tepat.
BACA JUGA ARTIKEL TENTANG VIKING:
Melihat rangkaian sejarah perjalanan Viking Persib Club
Skenario Perubahan Skuad Persib
Persib Raih Poin Berharga
Koran Bandung Ekspres Memusuhi bobotoh PERSIB
KLARIFIKASI VIKING JAKARTA
The jerk mania datang sembunyi2 pulang terbirit2
Permohonan Maaf Sang Manajer
Mengakali Kemungkinan Seret Dana Persib
VIKING SE-NUSANTARA PADATI JALAK HARUPAT
Dampak Stop APBD bagi Superliga Indonesia
KORBAN SUPPORTER ATAU SUPPORTER KORBAN?
mahiwal kabeh!!
VIKING SE-NUSANTARA PADATI JALAK HARUPAT

Luarbiasa, mungkin tidak dapat di ungkapkan dengan kata-kata tentang atmosfer yg terjadi di stadion jalak harupat semalam. Ungkapan bahwa PERSIB Bandung milik jawabarat sepertinya harus lebih diperluas lagi, betapa tidak rombongan bobotoh nun jauh disana memadati stadion sijalak harupat semalam.
tercatat VIKING JABODETABEK + Banten yang datang dengan 40 bus, meskipun masing2x sub distrik berangkat masing2x seperti JAKARTA misal nya, panglima VIKING JAKARTA arya mengatakan mereka berangkat menggunakan 5 bus dari jakarta, biasanya kita berangkat 1 atau 2 bus..tapi mungkin karena ini merupakan pertandingan terakhir maka para anggota sangat antusias untuk hadir langsung di stadion JH.
rombongan terbesar adalah VIKING BOGOR yg berangkat menggunakan 20 bus, sisanya bekasi, tangerang dan depok...yang menarik adalah rombongan VIKING BEKASI salah satu sub distrik jabodetabek yg memiliki slogan GARIS KERAS BATAS PROVINSI, didalam bus mereka bernyanyi-nyanyi kira2x lirik nya seperti ini "Siapa Bilang Bekasi THE *** MANIA..BUKTINYA KAMI VIKING PERSIB CLUB setia mendukung PERSIB"
tercata pula distrik2 jawabarat yang berdatangan adalah : karawang, cikampek, cianjur, sukabumi, purwakarta, subang, tasikmalaya,sumedang, garut, ciamis, kuningan, majalengka. cirebon, indramayu dll
lalu untuk VIKING distrik luar propinsi jawa barat, purwokerto, brebes, cilacap, jogja, solo.
ketika pertandingan melawan persiwa Viking Jogja sempat diwawancarai oleh salah satu stasiun televisi lokal, mereka menempuh perjalanan menuju bandung menggunakan sepeda motor..
stadion si jalak harupat yang berkapasitas 40.000 penonton tidak cukup untuk menampung animo bobotoh PERSIB..sehingga jumlah bobotoh yang berada diluar stadion hampir 2 kali lipat dengan bobotoh yang berada didalam..bisa dibayangkan padat nya jalur bandung - soreang..hal ini pun membuat tim PERSIB BANDUNG kesulitan untuk memasuki areal stadion karena terjebak bottle neck di jalan nanjung..sehingga terpaksa tim berjalan kaki sejauh 1 km menuju stadion..
sayang nya dari sekian banyak cerita manis semalam ada berita duka dari VIKING KARAWANG,Andri "Bagong" meninggal dikarenakan kecelakaan yang terjadi di jl. cipatik - soreang..atas nama keluarga besar VIKING CYBER kami turut berduka cita yang sedalam-dalam nya.semoga arwah almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan AMIN..
BACA JUGA ARTIKEL TENTANG VIKING:
Melihat rangkaian sejarah perjalanan Viking Persib Club
Skenario Perubahan Skuad Persib
Persib Raih Poin Berharga
Koran Bandung Ekspres Memusuhi bobotoh PERSIB
KLARIFIKASI VIKING JAKARTA
The jerk mania datang sembunyi2 pulang terbirit2
Permohonan Maaf Sang Manajer
Mengakali Kemungkinan Seret Dana Persib
VIKING SE-NUSANTARA PADATI JALAK HARUPAT
Dampak Stop APBD bagi Superliga Indonesia
KORBAN SUPPORTER ATAU SUPPORTER KORBAN?
mahiwal kabeh!!
Mengakali Kemungkinan Seret Dana Persib
Untuk membangun tim yang besar tentu membutuhkan dana yang fantastis pula, gak percaya? percaya aja lah liat aja pos-pos pengeluaran tim, mulai dari pembiayaan pemain yang gajinya bisa melebihi gaji Walikota Bandung, hingga biaya perjalanan tim untuk mengarungi kerasnya kompetisi.Fakta diatas harus ditampar oleh keputusan tidak diperbolehkannya dana APBD bagi sebuah tim Superliga Indonesia (silakan baca postingan Dampak Stop APBD Bagi Superliga Indonesia ). Lalu bagaimana bagi nasib tim-tim super liga? dari mana mereka mendapatkan dana jika memang benar adanya tim kurang memiliki daya tarik komersil terkait dengan kemampuan buying power yang lemah seperti yang disebutkan di dalam postingan sebelumnya?
Hm... sekali lagi ini hanya sebuah ide, tetapi berdasar pada sebuah perbincangan di Radio Bandung FM dalam acara Republik Bobotoh.
Saat itu, acara yang dibawakan oleh duo panglima Viking Persib Yana Bool dan Ayi Beutik, kedatangan tamu yang tidak lain adalah anggota DPR RI sekaligus caleg DPR RI; Happy Bone Zulkarnaen. Saat itu Bone mengeluarkan ide yang sedikit fantastis, masuk akal dan hebat. Apakah ide itu?
Bone mengusulkan agar Persib melakukan penggalangan dana melalui dana sukarela yang besarannya berkisar di angka Rp. 1.000,- sebuah nilai yang sangat kecil dan semua orang mampu mengeluarkan uang sebesar itu.
Masih dalam wawancara tersebut, Bone mengandaikan hanya 40 persen dari total 2.5 juta penduduk Kota Bandung yang ikut berpartisipasi, maka akan muncul uang sebesar 1 milyar rupiah per bulan! wow, angka yang sangat fantastis. Lalu bagaimana cara penggalangan dananya? menurutnya mudah saja, dana bisa digalang melalui sebuah tiket di loket PMI atau parkir misalnya dan si penyumbang ini bisa mendapat stiker.
Saya pikir Persib mampu menggalang dana yang lebih besar, karena bukan saja masyarakat kota Bandung, masyarakat JAWA BARAT mayoritas tentunya tidak akan keberatan karena terikat dalam emosional dan historis dan uang yang terkumpul pun akan lebih berlipat ganda.
Namun tanpa harus mengecilkan ide tersebut, saya tergelitik membayangkan mekanisme kerja, pengawasan dll yang tentu akan sulit mengawasi aliran dana tersebut.
Oleh karenanya terbesit ide lain yaitu Viking Persib Club sebagai kelompok terbesar supporter Persib Bandung dengan distrik yang tersebar di seluruh Jawa Barat dan Indonesia bahkan di luar negeri untuk melakukan penggalangan dana baik itu dari kauntungan merchandise atau menggalang dana sendiri dengan mengerahkan kekuatan distrik.
Lalu, dana yang terkumpul tersebut dibelikan saham PT. Persib Bandung, sehingga Viking walau nantinya sahamnya hanya minoritas, memiliki kekuatan pengawasan terhadap kinerja manajemen Persib. Jika terjadi kekacauan, Viking beserta bobotoh bisa melakukan kritik melalui dua jalur, yaitu jalur grass root dan jalur resmi. Sunggguh kekuatan yang mantap.
BACA JUGA ARTIKEL TENTANG VIKING:
Melihat rangkaian sejarah perjalanan Viking Persib Club
Skenario Perubahan Skuad Persib
Persib Raih Poin Berharga
Koran Bandung Ekspres Memusuhi bobotoh PERSIB
KLARIFIKASI VIKING JAKARTA
The jerk mania datang sembunyi2 pulang terbirit2
Permohonan Maaf Sang Manajer
Mengakali Kemungkinan Seret Dana Persib
VIKING SE-NUSANTARA PADATI JALAK HARUPAT
Dampak Stop APBD bagi Superliga Indonesia
KORBAN SUPPORTER ATAU SUPPORTER KORBAN?
mahiwal kabeh!!
Permohonan Maaf Sang Manajer
Pada laga perdana Superliga Indonesia musim kompetisi 2009/10, Persib Bandung harus mengakui keunggulan tuan rumah Persiba Balikpapan yang tampil dihadapan puluhan ribu pendukungnya.Tuan rumah membuka keunggulan pada menit ke-25 melalui Yoga Utama dan kembali mengoyak gawang Cecep Supriatna di babak kedua menit 59 melalui legiun asing mereka, Robertino Pugliara.
Kekalahan ini harus pula ditambah dengan derita lain yaitu dengan diusirnya gelandang tim nasional Hariono saat babak pertama mendekati akhir.
"Kami murni kalah, wasit memimpin dengan baik. Jalannya pertandingan menjadi kurang seimbang setelah Hariono dikeluarkan wasit," ujar H. Umuh sesaat setelah Persib mengalami kekalahan seperti yang di ucapkannya pada RRI Bandung.
"Andai saja Hariono masih berada di lapangan, cerita mungkin akan berbeda, tetapi inilah sepakbola."
"Saya memohon maaf kepada seluruh bobotoh karena gagal memberikan hasil terbaik, tetapi saya juga bangga kepada semangat anak-anak agar tidak kebobolan lebih banyak lagi."
Pertengahan pekan ini Persib Bandung akan melawat ke kandang PSM Makassar dan H. Umuh mengomentari pertandingan nanti.
"Pertandingan di Makassar akan berat. Pelatih harus jeli apalagi kita nanti akan bermain tanpa Hariono." ungkapnya mengakhiri.
PSM Makassar dilaga perdana mereka bermain imbang 1-1 melawan Sriwijaya Palembang pada sebuah pertandingan dimana wasit memberi hadiah tendangan penalti sebanyak dua kali bagi tim tim tuan rumah.
BACA JUGA ARTIKEL TENTANG VIKING:
Melihat rangkaian sejarah perjalanan Viking Persib Club
Skenario Perubahan Skuad Persib
Persib Raih Poin Berharga
Koran Bandung Ekspres Memusuhi bobotoh PERSIB
KLARIFIKASI VIKING JAKARTA
The jerk mania datang sembunyi2 pulang terbirit2
Permohonan Maaf Sang Manajer
Mengakali Kemungkinan Seret Dana Persib
VIKING SE-NUSANTARA PADATI JALAK HARUPAT
Dampak Stop APBD bagi Superliga Indonesia
KORBAN SUPPORTER ATAU SUPPORTER KORBAN?
mahiwal kabeh!!
The jerk mania datang sembunyi2 pulang terbirit2
NO ONE LIKES US...WE DON'T CARE
WE ARE SUPPORTERS NOT BOY SCOUT
BACA JUGA ARTIKEL TENTANG VIKING:
Melihat rangkaian sejarah perjalanan Viking Persib Club
Skenario Perubahan Skuad Persib
Persib Raih Poin Berharga
Koran Bandung Ekspres Memusuhi bobotoh PERSIB
KLARIFIKASI VIKING JAKARTA
The jerk mania datang sembunyi2 pulang terbirit2
Permohonan Maaf Sang Manajer
Mengakali Kemungkinan Seret Dana Persib
VIKING SE-NUSANTARA PADATI JALAK HARUPAT
Dampak Stop APBD bagi Superliga Indonesia
KORBAN SUPPORTER ATAU SUPPORTER KORBAN?
mahiwal kabeh!!
KLARIFIKASI VIKING JAKARTA
Jangan percaya berita kalau ada anggota Viking Jakarta yang meninggal karena bentrokan dgn suporter mana pun semalam. Itu hanya gosip. BACA JUGA ARTIKEL TENTANG VIKING:
RSS Feed
Twitter



